Jumat, 15 April 2011

Penggunaan Hypnosis Dalam Dunia Medis

video
Apa yang terbayang di pikiran kalian, saat kami menyebutkan kata “hipnosis” ??
Mungkin beberapa diantara kalian akan langsung teringat dengan aksi para pesulap yang bisa menidurkan audiensnya dan membuat mereka melakukan apa yang si pesulap inginkan,seperti mengemukakan kejujuran salah satunya. Atau mungkin ada diantara kalian yang langsung teringat dengan tindak kejahatan yang sekarang sedang marak dimana si penjahat menghipnosis korbannya sehingga ia dapat mengambil semua yang diinginkan tanpa si korban sadari. Semua yang kalian pikirkan tentang hipnosis tadi tidaklah salah.
Tapi tahukah kalian, bahwa hipnosis memiliki kegunaan lain dan dapat bermanfaat bila ditujukan untuk sesuatu yang baik. Ya hipnosis dalam praktik medis misalnya. Pernahkah kalian mendengar tentang hal ini ?? Mungkin beberapa diantara kalian ada yang sudah pernah mendengar atau bahkan mengetahui, tapi tidak ada salahnya bila kita ulas hal tersebut sekali lagi disini.
Hipnotherapy adalah therapy yang menggunakan unsur hipnosis di dalamnya. Hipnotherapy dapat diaplikasikan di berbagai bidang dalam dunia medis. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang hypnotherapy dan kegunaannya, mari kita ulas sedikit tentang hypnosis itu sendiri.
Hipnotis berasal dari kata "hypnos" yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Hipnosis adalah teknik atau praktik dalam mempengaruhi orang lain secara sengaja untuk masuk ke dalam kondisi yang menyerupai tidur, dimana seseorang yang terhipnotis bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, serta menerima sugesti dengan tanpa perlawanan. Teknik ini sering dilakukan untuk menjelajahi alam bawah sadar. Jadi keliru bila kita berpikir bahwa hypnosis adalah magic atau gaib karena hipnosis bukanlah cara untuk menguasai pikiran seseorang dengan mantra-mantra atau sebagainya. Sebaliknya, hypnosis adalah seni mengelola pikiran dan merupakan metode ilmiah yang mudah dipelajari oleh siapa saja termasuk orang awam sekalipun.
Lalu kalau begitu apa bedanya hypnosis dengan hipnotis ??
Hipnotis adalah keadaan dimana proses hipnosis dilakukan. Maksudnya adalah keadaan saat seseorang membuat atau menyebabkan seseorang lainnya berada dalam keadaan hipnosis. Orang yang terhipnotis dipercaya berada dalam keadaan mental dimana perhatiannya menjadi terfokus, terkonsentrasi, dan pikirannya lebih mudah menerima permintaan atau sugesti. Namun perlu dipahami bahwa kondisi hipnotis tidaklah sama dengan tidur. Orang yang sedang tidur tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara disekitarnya. Sedangkan orang dalam kondisi hipnotis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterimanya.
U.S. Departement of Education, Human Services Division, mengatakan bahwa; “hipnotis is the by-pass of the critical factor of the conscious mind followed by the establishment of acceptable selective thinking” atau “hipnotis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti”.
Hipnosis memiliki banyak manfaat bila kita menggunakannnya dengan bijak. Misalnya penggunaan hipnotis untuk dunia medis, terutama oleh dokter ahli bedah dan dokter gigi dalam menciptakan efek anesthesia tanpa menggunakan obat bius. Teknik hipnotis yang digunakan untuk anestesi sudah digunakan oleh John Elliotson (1791 -1868). Elliotson adalah dokter yang pertama kali menggunakan mesmerisme (nama kuno dari hipnotism) untuk melakukan pembedahan tanpa rasa sakit. Catatan: pada masa itu belum ditemukan obat bius yang disuntikkan ataupun dihirup.
Sejak saat itu hypnosis lebih banyak diaplikasikan untuk beberapa bidang kedokteran lain seperti Kedokteran Gigi, Bagian Bedah (surgery), Anestesi, Kebidanan. Bergabung didalam beberapa organisasi-organisasi profesi kedokteran seperti Perkumpulam Menopause Indonesia, Perhimpunan Osteoporosis Indonesia, The Indonesian Pain Society dan lain-lain. Pengetahuan tentang hypnosis ini sering dibawakan di seminar-seminar kedokteran dan mengadakan pelatihan/ kursus Hypnotherapy. Saat ini kedokteran Indonesia sudah mulai menerima, meski lambat tapi pasti akan semakin besar.
Kita bisa mengucapkan suatu afirmasi atau sugesti kepada seseorang dalam kondisi sadar tanpa hasil apapun, tetapi apabila kita mengucapkan sugesti yang sama dalam kondisi hipnotis, maka hasilnya akan sangat luar biasa.
Proses terjadinya hipnotis :

1. Membuat orang merasa nyaman. Posisi duduk, berbaring, atau posisi apa saja yang membuat nyaman. Keadaan nyaman akan membuat orang lebih santai, dan akan mampu berkonsentrasi pada apa yang dikatakan.

2. Berbicaralah dengan suara tenang. Jangan terlalu antusias atau membosankan. Bicara dengan sedikit otoritas, tetapi dengan nada tenang.

3. Mintalah orang yang akan dihipnotis mengambil nafas dalam-dalam dan rileks. Lebih rileks dan buat orang tersebut menyadari setiap organ tubuhnya. Misalnya, suruh orang tersebut fokus pada tangannya dan katakan "Anda sadar hanya pada tangan Anda, rileks, lemas dan lepaskan, benar-benar rileks." Ulangi untuk semua bagian tubuhnya, dan berikan instruksi yang positif, seperti "Anda melakukan dengan sangat baik."

4. Pandu orang tersebut untuk lebih rileks dan tampak hampir tertidur. Dapat menggunakan ungkapan-ungkapan seperti "Anda merasa sangat damai." Langkah ini adalah dimana penghipnotis bisa menyarankan seseorang pada perubahan. Pastikan hanya berikan saran positif, sesuatu yang membuat orang tersebut menjadi lebih baik dari sebelumnya.

5. Selesaikan proses perlahan-lahan. Katakan pada orang yang dihipnotis bahwa Anda akan menghitung hingga lima, dan dalam hitungan kelima dia akan terjaga dan sangat segar.
Hipnotis harus dilakukan dengan izin. Selain menghormati dan alasan etis, juga untuk jaminan kesuksesan, karena hipnotis tidak bisa dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan. Hipnotis bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Dengan hipnotis, kita bisa meng-akses pikiran bawah sadar. Itu artinya, semua fungsi pikiran yang merupakan bagian pikiran bawah sadar bisa kita "utak-atik". Misalnya kebiasaan,memory, kepribadian, intuisi, kreativitas, believe & value, dan emosi missal untuk pengendalian emosi, menyembuhkan luka hati atau kesedihan yang mendalam, menghilangkan rasa dendam dan benci, mengendalikan marah, menyembuhkan fobia, depresi, trauma, kecemasan, kepanikan, dsb.
Pelatihan khusus hypnosis dalam dunia medis terutama untuk praktisi medis seperti dokter, dokter gigi, perawat, atau profesi lain yang ingin menguasai penggunaan hipnotis untuk menghilangkan rasa sakit tanpa anestesi kimia. Teknik ini bisa diterapkan pada berbagai tindakan medis termasuk menyuntik, cabut gigi, khitan, menjahit luka, operasi besar/kecil, meringankan atau bahkan menghilangkan berbagai macam rasa nyeri/sakit dengan hipnosis untuk jangka waktu yang lama atau selamanya. Teknik hipnosis untuk menghilangkan rasa sakit bisa diterapkan pada pasien yang mengalami nyeri misalnya karena asam urat, radang sendi, luka bakar, pasca operasi, masa penyembuhan luka, nyeri ambeyen, sakit kepala, rasa sakit akibat kanker dan segala jenis rasa sakit bisa diringankan atau dihilangkan sepenuhnya. Pelatihan ini fokus pada teknik anestesi mental dan penghilang rasa sakit yang mudah dan cepat diterapkan kepada pasien .
Dengan hipnosis, Anda akan dikirim ke tingkatan pikiran yang membuat Anda rileks. Salah satu contohnya adalah penggunaan hypnosis dalam praktik kedokteran gigi sehingga dokter gigi Anda dapat melakukan berbagai prosedur perawatan gigi mulai dari yang sederhana sampai prosedur pembedahan tanpa membuat Anda takut atau kesakitan. Hipnosis tidak hanya membuat kunjungan ke dokter gigi menjadi lebih menyenangkan bagi pasien, namun juga dapat meningkatkan produktivitas kerja dari dokter gigi.
Pada kebanyakan pasien, hipnosis dapat membuat mereka rileks dan mengendalikan rasa takut mereka. Pada segolongan kecil pasien, hipnosis bahkan dapat membuat mereka mengendalikan rasa sakit, perdarahan, ataupun salivasi selama prosedur sampai mempercepat masa penyembuhan. Selain itu, hipnosis juga dapat mengendalikan gagging, bruxism, atau kebiasaan bernafas melalui mulut. Sebagai tambahan, hipnosis juga dapat menanamkan memori tentang kunjungan yang menyenangkan ke dokter gigi.

Hipnosis dilaporkan mulai diterapkan di bidang kedokteran gigi sekitar 3.000 tahun yang lalu di Mesir. Praktik hipnosis di kedokteran gigi mulai ditinggalkan pada abad ke 19 dimana Horace Wells mulai menggunakan gas nitrous oxide dan ether dalam prosedur perawatan gigi. USC School of Dentistry merupakan satu-satunya sekolah kedokteran gigi di Amerika Serikat yang memberikan pelatihan formal tentang penggunaan hipnosis.
Kalau kita lihat dari pengertian, pemaparan hypnosis dan hipnotis itu sendiri, jelaslah dapat terlihat banyak sekali manfaat hipnotis. hipnotis bisa berperan hampir di semua bidang kehidupan yang melibatkan pikiran manusia juga dapat diaplikasikan di berbagai bidang dalam dunia medis. Akan tetapi, penerapannyalah yang sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab sehingga paradigma masyarakat saat ini mengenai hypnosis terkadang miring.
Untuk melengkapi pemahaman kita tentang medical hypnosis dapat kita saksikan beberapa video tentang penggunaan hypnosis dalam dunia medis,contohnya dalam bidang kedokteran gigi dala video ini.selamat menyaksikan J

Disadur dariberbagai sumber :
(ISU KESEHATAN DARI STAF ADVOKASI JMKI WP SETIAP TGL 15 )

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More