Senin, 25 Juli 2011

NONTON TV


Halo temen-temen ketemu lagi sama artikel bulanan JMKI-WP J apa kabar temen-temen semua ? semoga dalam keadaan baik dan sehat ya temen-temen
 
Sekarang kita bahas tentang apa ya temen-temen..? hmmm..jd kepikiran sesuatu nih..
Diantara temen-temen semua siapa yang suka nonton tv ?? hayooo..pasti rata-rata pada seneng nonton tv kan. Penulis juga seneng ko nonton tv. Biasanya kalo yang cewe senengnya nonton drama korea, infotainment, atau sinetron trs kalo yang cowo sukanya nonton bola atau berita ya bener ga ?? hehee..asiik banget ya nonton tv itu,,kita bisa dapet banyak hal dari situ.Banyak informasi-informasi yang kita dapetin dengan nonton tv dari berita-berita kenegaraan sampe gosip-gosip para artis heheee :p 

Eitts tunggu dulu temen-temen..ternyata,,selidik punya selidik nonton tv itu selain banyak manfaatnya, juga ternyata berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental para penontonnya...Loh loh bentar kok bisa ya nonton tv mempengaruhi kesehatan kita. Hmm let’s check it out guys !

Berikut ini adalah sejumlah penyakit yang mungkin bisa menimpa Anda jika terlalu lama menghabiskan waktu di depan televisi :
1. Risiko sakit jantung  
Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan selama enam tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan di Australia (usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), peneliti menemukan bahwa setiap satu jam menonton TV dapat meningkat risiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18 % dan risiko kematian akibat kanker sebesar 9 %. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki 80 % peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun dibandingkan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

2. Gangguan tidur
Terlalu sering menonton TV dapat mengurangi kadar hormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhi ritme alami tubuh sehingga membuat Anda terjaga lebih lama, tidur tidak teratur dan lelah. Berkurangnya level melatonin juga kerap dikaitkan dengan pubertas dini pada anak perempuan. 

3. Diabetes
Sebuah studi pada perempuan yang diterbitkan Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan, risiko diabetes meningkat sebesar 14 % pada mereka yang menonton TV selama 2 dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam seminggu, 3 kali lebih berisiko menderita diabetes tipe 2 daripada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

4. Obesitas
Menonton televisi terlampau sering membuat otot Anda tidak bergerak. Jika otot-otot Anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

5. Attention Deficit Disorder (ADD)
ADD adalah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dan sifat impulsif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

6. Peningkatan risiko asma
Di Inggris, sebuah penelitian mempelajari kebiasaan menonton TV lebih dari 3.000 anak-anak mulai usia bayi sampai 11 tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang menghabiskan 2 jam atau lebih menonton televisi per hari, dua kali lebih berisiko menderita asma.

7. Mindless eating
Banyak orang tidak sadar, bahwa ketika menonton televisi Anda memiliki kesempatan lebih banyak makan dibandingkan saat melakukan kegiatan lain.

8. Memberi efek negatif pada mental
Menonton TV untuk jangka waktu lama memiliki efek negatif pada perkembangan intelektual anak. American Academy of Pediatrics melarang anak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV dan merekomendasikan pada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebih dari dua jam sehari.

9. Sakit mata
Menonton televisi terlalu banyak buruk bagi mata Anda, terutama ketika menonton televisi di ruangan gelap. Memfokuskan mata Anda terlalu lama pada salah satu objek dapat membuat mata Anda tegang.

10. Perilaku agresif
Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif.

11. Kurang sosialisasi
Terlalu sering menonton televisi dapat mengurangi interaksi sosial Anda dengan teman dan keluarga. Hal ini dapat menyebabkan berbagai fobia sosial.

Nah ternyata nonton tv & kesehatan itu ada korelasinya ya,,hmm dengan semua informasi di atas bukan berarti kita ga boleh nonton tv teman..tapi porsinya yang ga boleh kebanyakan,,hehee
Berikut ada beberapa alternatif kegiatan lain yang bisa temen-temen lakuin di waktu senggang temen-temen selain nonton tv :
  • Pergi keperpustakaan terdekat atau ke toko buku terdekat
  • Membiasakan diri bercocok tanam (masih inget dengan artikel berkebun baik bagi kesehatan kan temen-temen ? )
  • Melihat awan
  • Menulis surat
  • Jalan-jalan
  • Mendengarkan radio atau membaca koran
  • Berolahraga
  • Bakti sosial
  • Mengikuti Kursus
  • Mengerjakan keterampilan tangan
  • Kunjungan ke kebun binatang atau Museum
Salam sehat !!

Kajian strategi dan Advokasi JMKI-WP
Rizka Dewi Rahmiati (Farmasi Unjani’09) & Alinda Permatasari (FKG Unpad’09)

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More